Rabu, 16 Desember 2015

SD Juara Pekanbaru Outing ke Agrowisata Tenayan Raya


Mengakhiri semester ini peserta didik kelas 1 Abu Bakar Siddiq melaksanakan kunjungan ke Agrowisata Tenayan Raya. Outing ini dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2015. Bu Dian Riza Kartina sebagai Guru kelas 1 didampingi Bu Dwi Ratnawati mengunjungi salah satu Kelompok Tani yang ada disana, yaitu Kelompok Tani Jagung dan Lengkeng. Banyak jenis tumbuhan yang dilihat oleh peserta didik seperti : jagung, bawang merah, jeruk bali, jambu air, sawi, jahe dan lain-lain. Peserta didik diperkenalkan dengan tanaman obat keluarga (Toga), sehingga mereka bisa membedakan buah-buahan, sayur dan tanaman obat. 


Setelah puas berkeliling dan menikmati pemandangan disana, rombongan berfoto bersama dengan latar tanaman-tanaman disana dan dilanjutkan dengan kegiatan yang tidak kalah penting yaitu pengarahan dari salah seorang petani tentang cara menanam jahe dan bawang merah. Setiap peserta didik diberikan satu polibag, kemudian polibag diisi dengan tanah hitam kemudian masukkan bibit jahe atau bawang merah, lalu disiram agar tanaman timbuh dengan baik. anak-anak melaksanakan arahan dan instruksi dari petani dengan ceria dan riang gembira.


Setelah kegiatan menanam selesai, rombongan beristirahat ditempat yang teduh sambil menikmati snack bersama yang sudah dipersiapkan oleh guru pembimbing. Keceriaan semakin bertambah setelah seluruh peserta didik diperbolehkan membawa bibit yang sudah mereka tanam sebelumnya. “Kegiatan ini selain dapat membuka pemikiran dan menambah wawasan juga memperkaya peserta didik pengalaman tentang bagaimana cara menanam dan menghargai lingkungan, ujar Bu Dian.”

Minggu, 13 Desember 2015

Pelatihan Guru SD Juara Pekanbaru bersama dr. Susiana Thabrani, M.Pd

Kesuksesan menghadirkan pendidikan berkualitas bagi peserta didik di sekolah sangat bergantung pada kualitas guru. Sehingga sekolah mampu melahirkan lulusan yang memiliki Standar Kompetensi Lulusan (SKL) minimal sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah. SD Juara Pekanbaru selain mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh dinas juga memiliki kurikulum khas sekolah juara. Semua peserta didik yang keluar dari sekolah ini memiliki standar yang telah ditetapkan oleh sekolah dan yayasan.

Menyadari peran sentral yang dimiliki oleh guru, maka SD Juara Pekanbaru memiliki program rutin untuk mengupgrade kemampuan guru. Kegiatan tersebut berupa pelatihan rutin wajib bulanan yang dilaksankan di sekolah. Pelatihan ini dirancang sistematis dengan materi yang telah ditetapkan oleh yayasan. Kegiatan tersebut dimaksudkan agar memberikan pemahaman dan keterampilan yang komprehensif bagi guru dalam menjalankan aktifitasnya sebagai pendidik yang profesional.

Pada Hari Sabtu, 5 Desember 2015 bertempat di Kelas III SD Juara Pekanbaru telah dilaksankan Pelatihan Guru Volume 4 dengan Materi Mind Mapping. Pada kesempatan tersebut, menghadirkan tokoh pendidikan Riau Ibu dr. Susiana Thabrani, M.Pd. Seorang praktisi dan owner pendidikan dari tingkat Playgroup sampai Pendidikan Tinggi di Provinsi Riau.

“Finlandia, merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia”, Kata Ibu Susi. “PBM aktif diterapkan oleh guru yang semuanya tamatan S2 dan terpilih dari “The Best Ten” lulusan Universitas. Orang Finlandia juga merasa lebih terhormat menjadi guru dibandingkan menjadi dokter atau insinyur” tambah Bu Susi yang beberapa bulan yang lalu baru saja melakukan perjalanan pendidikan ke Eropa.

“Sekolah Juara merupakan program yang luar biasa hebat dan terstruktur. Jika Sekolah Juara ingin maju maka ada beberapa hal yang harus dilakukan (1). Lakukan bedah jurnal pendidikan (2). Buat publikasi sekolah dalam bahasa inggris dan publish ke media (3). Miliki proyek kondisi peserta didik dan orang tua yang ekstrem, lakukan aproach dan buat profile dalam english” Tambahnya. Alhamdulillah pelatihan kali ini berjalan sukses dengan banyak sekali inspirasi sukses yang diberikan pembicara. (Suriksodi S)

Kamis, 03 Desember 2015

KELAS 2 SD JUARA PEKANBARU OUTING KE KOLAM RENANG



Senin, 30 November 2015 setelah selesai pelaksanaan kegiatan upacara bendera, anak-anak kelas 2 SD Juara Pekanbaru melaksanakan Sholat Dhuha bersama di kelas. Dari raut wajah anak-anak terlihat wajah yang ceria penuh senyum karena pagi ini ada hal yang istimewa, anak-anak akan melaksanakan Outing bersama guru kelas ke Kolam renang. Outing adalah salah satu program Kurikulum SD Juara Pekanbaru yang bertujuan untuk memberi keterampilan dan keahlian tertentu serta menumbuhkan kreativitas anak-anak belajar di alam. Dengan berenang diharapkan anak-anak bisa melaksanakan olahraga sekaligus untuk rekreasi, karena olahraga adalah kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan serta bisa menambah keterampilan anak-anak bergerak adalam air.     
Tempat berenang Anak-anak kelas 2 SD Juara Pekanbaru dipisah antara laki-laki dan perempuan, yang perempuan  berenang di kolam Mawar sedangkan yang laki-laki di Kolam renang Satria Mandala. Hal ini bertujuan untuk membiasakan mereka dari kecil untuk saling menjaga aurat masing- masing. Anak-anak perempuan di dampingi oleh Buk Sri dan Buk Dwi, sedangkan anak laki-laki bersama Pak Bayu. Kegiatan berenang ini dimulai dari jam 09.00 dan berakhir pada pukul 11.00 wib. Disela-sela kegiatan berenang, anak-anak diberi minum susu dan berbagai macam roti. Anak-anak terlihat senang karena sejenak bisa menikmati alam bebas, air kolam renang yang bening serta bebas dari kegiatan yang berhubungan dengan buku dan alat tulis.
“Ana senang diajak berenang, sekarang ana bisa menyelam dan mengapung” kata Hamzah. Lain lagi dengan Farel, dia berkata “Farel senang bisa bemain dengan teman-teman dan Pak Bayu, yang paling seru ketika Farel melompat dari tempat yang tinggi dan Farel jadi berani”.
Komentar dari anak perempuan rata-rata mereka senang bisa belajar berenang, bermain bersama guru dan temannya, menyelam, main seluncuran dan melompat meski banyak dari mereka yang belum pandai berenang.
            “Alhamdulillah kegiatan outing anak-anak kelas 2 SD Juara Pekanbaru berjalan dengan lancar, dengan adanya kegiatan ini akan semakin menambah semangat anak-anak untuk kembali belajar di sekolah, karena mereka telah berekreasi sambil belajar. Terimakasih para donatur dan RZ”, Bu Sri mengakhiri.