Rabu, 23 Agustus 2017

SD Juara Pekanbaru Kunjungi BBIH



Suasana Outing Class yang dilaksanakan peserta didik SD Juara Pekanbaru kali ini membuat peserta didik merasakan sensasi udara yang segar dan pemandangan yang hijau. Ini karena kegiatan Outing Class yang diikuti oleh peserta didik kelas 5 mengunjungi Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Provinsi Riau. Kegiatan yang terlaksana pada hari Selasa (22/08/2017) ini merupakan kegiatan kunjungan belajar agar peserta didik mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru. BBIH merupakan tempat pembibitan dan penanaman beraneka tumbuhan sayur dan buah-buahan.

Setiba di BBIH peserta didik SD Juara didamping petugas lapangan diajak melihat-lihat kebun sayur. Ada banyak jenis sayur yang ditanam di sana seperti bayam, kangkung, tomat, kembang kol, terung, selada, kol, mentimun, kacang panjang dan cabe. Pembelajaran yang diperoleh peserta didik dari kunjungan ini yaitu peserta didik jadi mengenal aneka tanaman sayur, peserta didik semakin menghargai profesi seorang petani dan diharapkan mereka semakin menyukai sayur-sayuran.

Hasan salah satu peserta didik mengatakan, “Saya merasa senang mengikuti Outing ini karena saya dapat melihat tanaman sayur-sayuran dan bisa merasakan memetik sayur secara langsung”. Setelah puas melihat-lihat semua tanaman yang ada, peserta didik kemudian mendapatkan oleh-oleh seikat sayur kangkung dari petani. Ini semakin menambah kebahagiaan bagi peserta didik karena mereka membawa pulang sayur yang dipetiknya sendiri.

Selasa, 22 Agustus 2017

SD Juara Pekanbaru Laksanakan Pelatihan Guru "Berpenampilan Menarik di Depan Kelas"


Pada hari Senin 21/08/2017 tepatnya pukul 13.30 WIB seluruh guru SD Juara Pekanbaru bersiap memasuki ruangan kelas untuk mengikuti pelatihan internal yang diadakan oleh sekolah dalam rangka meng-up grade pengetahuan serta illmu para guru dalam hal mengajar. Kegiatan ini rutin dilaksanakan sekali sebulan agar menumbuhkan budaya belajar diantara guru SD Juara. Pada pelatihan kali ini tema yang dipilih adalah “Berpenampilan Menarik di Depan Kelas” dengan menghadirkan pemateri Wira Ramli yang merupakan praktisi pengajar, trainer, motivator serta public speaking coach. Tema ini tentu saja dirasa perlu bagi semua guru. Karena guru sebagai role model di dalam kelas harusnya memang menjadi pusat perhatian bagi seluruh peserta didiknya. Untuk bisa menjadi pusat perhatian guru harus mempunyai trik agar selalu tampil menarik dan disenangi peserta didik,, tujuannya agar peserta didik mampu menerima dan memahami transfer ilmu yang diberikan guru.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh guru agar menjadi guru yang “menarik”, pertama Setting frame, yaitu guru harus memiliki pandangan yang baik terhadap peserta didiknya saat akan masuk ke dalam kelas, hindari pikiran-pikiran negative dan perasaan yang tidak menyenangkan, berusahalah untuk tersenyum, tunjukkan gerak tubuh yang bersahabat dan berikan perhatian pada setiap peserta didik.
Kedua, sebelum mengajar guru harus memiliki tujuan yang akan dicapai dari pembelajaran, artinya guru sudah mempersiapakan rencana pembelajaran yang baik agar tujuan yang ingin dicapai sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.


Ketiga, guru harus memperhatikan penampilan, jangan sampai guru tidak disukai karena penampilan atau kesan yang tidak baik dimata peserta didik. Seorang guru harus rapi, bersih  dan tidak bau.
Keempat, menjadi guru yang selalu ingin belajar. Banyak sekali sarana bagi guru untuk menambah dan mengembangkan kelebihannya. Seorang guru tidak  boleh berhenti belajar agar menjadi guru yang profesional dan disenangi peserta didiknya. Ikuti pelatihan, workshop, baca buku, study banding dan lain-lain untuk meningkatkan profesionalitas guru .

Guru-guru SD Juara merasa senang dan semakin bersemangat setelah mendapatkan pelatihan ini. “Banyak ilmu yang didapat dari pelatihan ini, semoga apa yang telah saya terima dapat saya aplikasikan di saat mengajar” ujar bu Amelia Salfitri salah satu guru SD Juara Pekanbaru.

Rabu, 16 Agustus 2017

Meriahnya Peringatan 17-an di SD Juara Pekanbaru




Moment 17 Agustus selalu diwarnai dengan perayaan dari berbagai elemen tak terkecuali di SD Juara Pekanbaru. Berbagai persiapan pun dilakukan menjelang 17 Agustus, mulai dari menghias sekolah dengan berbagai atribut khas 17-an, memasang bendera dan umbul-umbul, hingga mempersiapkan berbagai lomba untuk memeriahkan hari kemerdekaan karena selain upacara bendera, perayaan 17 Agustus juga identik dengan berbagai perlombaan. 

Kali ini SD Juara Pekanbaru mengadakan berbagai macam perlombaan. Perlombaan sudah dimulai sejak tanggal 15 Agustus dan akan dilanjutkan tanggal 18 Agustus.Tidak hanya lomba yang menggunakan fisik seperti Tarik tambang dan balap karung. Lomba yang menggunakan ketelitian yaitu memasukkan paku kedalam botol, lomba melipat mukena, melipat sarung, memasang tali sepatu. Untuk menumbuhkan kecintaan terhadap sayur-sayuran maka diadakan lomba makan sayur dan buah. Hari Jum’at akan dilanjutkan lomba pembacaan teks proklamasi dan lomba Rangking 1. Seluruh peserta didik antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan diawali dengan senam bersama, setelah itu pengarahan dari Bapak Kepala Sekolah dan yang sudah ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta didik yaitu perlombaan. Keceriaan terlihat dari wajah seluruh peserta didik yang mengikuti lomba maupun yang menonton perlombaan. Pukul 12.00 acara selesai dan dilanjutkan setelah shalat zuhur.  Seluruh hadiah untuk para pemenang akan diberikan pada Hari Jum’at. “Senang sekali bisa menjadi bagian dari perayaan tujuh belasan kali ini, melihat keceriaan diwajah peserta didik puas rasanya. ini pengalaman pertama saya sebagai pengajar di SD Juara Pekanbaru,” ujar Pak Arif ketua panitia pelaksana perayaan tujuh belas Agustus.







Minggu, 13 Agustus 2017

Memperingati Hari Pramuka, SD Juara Laksanakan Kegiatan Perkemahan Jum’at-Sabtu (Perjusa)






SD Juara Pekanbaru kembali laksnakanakan kegiatan PERJUSA. Ini adalah kegiatan perdana pada  TP. 2017-2018 yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus 2017 dilaksanakan di lingkungan Balai Benih Hortikultura yang berada dibawah naungan Dinas Pertanian Provinsi Riau. Kegiatan ini adalah perkemahan rutin tiap semester dan diikuti oleh peserta didik kelas 3, 4, 5 dan 6 berjumlah sekitar 65 orang.

Peserta dibagi menjadi 6 regu, terdiri dari 3 regu putra dan 3 regu putri, siswa dilatih untuk dapat mandiri dengan memenuhi kebutuhan kelompok sendiri,  mendirikan tenda serta kegiatan lomba dan kekompakan kelompok akan terlihat dan menjadi sarana pendidikan siswa..

Dalam hal ini Pak Suriksodi Saputro, S.T selaku Kepala Sekolah SD Juara Pekanbaru didaulat untuk membuka Upacara. Beliau menyampaikan agar peserta mengikuti kegiatan dengan baik sehingga mencapai hasil maksimal.

Malam harinya dilaksanakan pentas seni, yaitu penampilan seni masing-masing kelompok. Ada yang menampilkan seni drama, yel-yel dan lain-lain. Para peserta Perjusa menampilkan kreativitas seninya masing-masing. Agenda ini berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Keesokan harinya, Sabtu (10/12) sekitar pukul 04.00 dini hari, Peserta Didik melaksanakan Sholat Tahajud berjama’ah dengan Imam Ananda Sidik. Kemudian dilanjutkan dengan Sholat Shubuh berjam’ah. Setiap kegiatan sholat dalam Perjusa tersebut dilakukan secara berjama’ah. Setelah itu, peserta didik pun Jogging mengelilingi Kawasan Perkemahan. Untuk Peserta Didik yang mendapat tugas piket, mereka mempersiapkan Sarapan Pagi secara berkelompok dan membersihkan tenda serta peralatan milik kelompok. Agenda dilanjutkan dengan membersihkan diri dan dilanjutkan dengan penutupan.
“Alhamdulillah saya senang ikut kemah ini pak, sebut Ananda Ibad siswa kelas 3 yang baru pertama ikut perkemahan.Sekitar pukul 14.00 WIB Peserta Didik sudah kembali ke rumah masing-masing.


Kamis, 03 Agustus 2017

Guru SD Juara Pekanbaru Ikuti Pelatihan Berkisah


Pada hari Selasa dan Rabu tanggal 1-2 Agustus 2017 guru kelas 1 Bu Sri Rahmadani mengikuti pelatihan berkisah dengan tema “Teknik berkisah untuk meningkatkan kemampuan anak usia dini”. Pelatihan ini di adakan di Aula Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau dan ditaja oleh Prodi PIAUD Fakultas Agama Islam UIR. Yang menjadi pembicara dalam acara ini adalah Kak Ari Probowo berasal dari Yogyakarta yang merupakan seorang juru kisah indonesia, trainer, konsultan lembaga pendikan dan juga sebagai ketua PPMI (Persatuan Persaudaraan Muslim Indonesia). Pada hari pertama acara ini dimulai dengan tasmi’ Alqur’an, sambutan dari ketua panitia, Kaprodi PIAUD FAI UIR, Dekan, Rektor atau yang mewakili sekaligus membuka acara. Selanjutnya launching Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia Riau sebagai akhir dari acara pembukaan.

Tibalah saat yang ditunggu-tunggu peserta acara yang merupakan para guru PAUD, TK dan SD yang datang dari berbagai daerah dalam provinsi Riau. Materi pertama yang berjudul Teori Dasar dan Jenis-jenis berkisah disampaikan dengan semangat oleh Kak Ari Prabowo sebagai pembicara. Materi kedua tentang Teknik Improvisasi dalam  berkisah. Tidak hanya menyampaikan teori, pembicara mampu mengetuk hati nurani para peserta betapa mulia profesi sebagai guru. Ditangan guru-guru yang tulus ikhlas karena Allah keberhasilan anak didik bisa dicapai. Pembicara juga menyampaikan sudah seharusnya para guru terbangun dan sadar untuk tidak lagi menyampaikan dongeng-dongeng yang hanya membuat terlena dengan segala yang di luar nalar, mengandung unsur kekerasan atau pornografi yang tidak sesuai dengan usia mereka. Kali ini para peserta di arahkan untuk berkisah tentang cerita-cerita yang ada dalam Alqur’an, seperti kisah para nabi dan kisah hikmah yang dikemas dengan cara penyampaian yang menarik dan disukai anak-anak agar proses belajar tidak terasa membosankan. Materi terakhir yang disampaikan pada hari itu adalah tentang teknik suara, sebelum pulang para peserta mendapat tugas di rumah untuk merekam dialog dengan suara yang berbeda lalu mengirimkan kepada pembicara. Hari kedua pelatihan para peserta diarahkan untuk membuat cerita Mind Maping. Setelah membuat Mind Maping, para peserta saling berpasangan untuk mempraktekkan cara berkisah dan direkam kemudian dinilai. Meskipun masih banyak yang belum bisa dan masih malu untuk tampil tapi semua peserta tetap bersemangat untuk mempersembahkan yang terbaik. Acara pelatihan ini berakhir pada jam 15.40 dan ditutup dengan do’a dan muhasabbah dari kak Ari Prabowo yang mampu membuat para peserta menagis tersedu.

SD Juara Pekanbaru Outing ke Menara Bank Riau Kepri




Alhamdulillah pagi ini, 3 Agustus 2017 peserta didik kelas VI berkesempatan melakukan outing ke Menara Bank Riau Kepri. Sebanyak 24 orang peserta didik didampingi guru kelas VI, Pak Surik dan Bu Heni berkesempatan menikmati kemegahan Gedung Menara Bank Riau Kepri. Dua angkutan umum mengantar kami menuju lokasi, hanya beberapa menit kami sampai ditempat tujuan. Security dan Kak Susan salah satu petugas bagian funding officer menyambut kami dengan ramah. Setelah itu, Kak Fajri yang juga tim funding officer membuka acara dengan perkenalan diri dan menjelaskan kegiatan yang akan kami lakukan. Kami pertama kali diperkenalkan dengan sebuah mobil yang disebut Oto Bangking, setelah itu masuk lantai pertama security memperlihatkan sebuah mesin yang disebut mesin antrian serta mesin ATM. Dilantai 1 ini juga ada petugas bank yaitu Teller dan Costumer Servis. Kak fajri juga menjelaskan tugas-tugas mereka.

Selesai dilantai 1, kami menuju lantai 2. Lantai 2 adalah bagian kredit. Setiap orang yang akan mengurus kredit kendaraan  bermotor, kredit rumah dan kredit lainnya akan diarahkan ke lantai ini. Di lantai ini juga terdapat ruang tempat penyimpann brg berharga yang anti api dan anti air, hanya 1 orang yang punya akses masuk ke ruangan tersebut.

Naik ke lantai selanjutnya, kami berada dibagian administrasi. Lantai ini hanya boleh dimasuki oleh pegawai, namun karena kami diundang maka kami  diperbolehkan untuk sekedar melihat ruangan ini  tetapi tidak boleh ribut. Dari sana kami naik lift menuju kantor  pusat yang berada di lantai 5. Di lantai ini terdapat learning  center, tempat belajar bagi seluruh pegawai. Di sini kami dipandu oleh Kak Susan, kami diperbolehkan membaca buku-buku di perpustakaan yang diberi nama Hang Nadim. Sebelum masuk ke perpustakaan, peserta didik melakukan registrasi terlebih dahulu. Masih dilantai yang sama kami menuju ruang multimedia, disana kami bisa melihat koleksi mata uang yang pernah digunakan oleh Negara Indonesia sejak dahulu hingga kini. Setelah itu kami menonton video tentang  ajakan menabung dan fasilitas yang ada di Bank Riau Kepri
Sebelum pulang, kami dijamu oleh kakak-kakak Funding Officer. Sebelumnya menikmati snack yang sudah disediakan, seluruh peserta diajak Senam Pinguin bersama-sama. Suasana semakin seru ketika sesi tanya jawab. Peserta didik yang bertanya atau yang berhasil menjawab pertanyaan yang dilemparkan diberi hadiah.
Sebelum kembali ke sekolah, kami berfoto bersama kakak-kakak funding officer. “Saya senang sekali berkunjung ke Menara Bank Riau ini, karena bisa tahu bagaimana kegiatan yang terjadi di suatu Bank,” ucap Ezi salah satu peserta didik kelas VI.



Minggu, 30 Juli 2017

Puskesmas Harapan Raya Beri Penyuluhan Menggosok Gigi dan Pemeriksaan Kesehatan Mulut Peserta Didik SD Juara Pekanbaru




Pekanbaru (31/7) Tim dari Puskesmas Harapan Raya melakukan Penyuluhan menggosok gigi yang baik dan benar serta pemeriksaan kesehatan mulut peserta didik SD Juara Pekanbaru.
Sebanyak 26 peserta didik kelas mengikuti kegiatan dengan antusias, anak-anak usia sekolah dasar sangat rentan akan kesehatan mulut.  Kesehatan mulut berkaitan juga dengan cara menggosok gigi yang baik dan benar. Berbagai perilaku seperti tidak menggosok gigi, memakan yang manis secara berlebihan dan membiarkan gigi rusak akan memperburuk kesehatan mulut.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 10.00 yang berlangsung di kelas II. Acara dimulai dengan penyuluhan kepada peserta didik dan mereka mempraktekkan cara menggosok gigi yang benar. Diakhir kegiatan dilanjutakn dengan pemeriksaan mulut dan kebersihan telinga, gigi dan kuku. Sebelum kegiatan ditutup, seluruh peserta didik mempraktekkan cara menggosok gigi dengan sikat gigi yang telah mereka bawa sebelumnya. semua memperaktekan dengan senang. Semoga dengan praktek dan peyuluhan ini siswa akan mudah mengingat dan mengaplikasikan cara menggosok gigi yang baik dan benar sebut Pak Bayu Wakil Kepala SD Juara Pekanbaru.