Rabu, 28 September 2016

Kisah Qorun di SD Juara Pekanbaru




Setiap hari Kamis pagi anak-anak SD Juara Pekanbaru biasa melakukan senam pagi bersama dan setelah itu dilanjutkan dengan berbagai macam penampilan anak-anak. Untuk hari ini Kamis, 29 September 2016 penampilan Nasyid dari kelompok ekskul seni sastra, kelompok mentoring dan kisah hikmah dari kelas 6. Sesuai dengan pelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan oleh Buk Yesi Fitriani yaitu tentang menceritan kembali isi buku, maka kali ini yang tampil ke depan adalah Nazmi Yasmina Dan Rahmi Ayu Nur Fatimah. Nazmi dengan gaya bercerita yang lugas , intonasi suara yang jelas, mimik wajah yang terkadang terlihat serius atau tersenyum mampu memukau para guru, teman-teman serta adik kelasnya ketika mendengarkan kisah Qorun yang disampaikan oleh Nazmi. Nazmi bercerita bagaimana Qorun yang kaya raya namun tidak mau mengeluarkan zakat bahkan memfitnah nabi Musa bahwa harta yang dizakatkan hanya akan membuat Nabi Musa kaya, padahal sebenarnya zakat adalah perintah Allah karena dalam rezeki kita ada rezeki orang lain yang Allah titipkan. Selanjutnya Cerita yang disampaikan oleh Rahmi adalah tentang Ikan Hiu dan berbagai macam spesiesnya. Rahmi mampu membawakan cerita sambil sesekali melempar pertanyaan kepada penonton, sehingga membuat  anak-anak semakin semangat.

Dari kegiatan ini diharapkan anak-anak bisa mengambil hikmah pelajaran dari buku yang dibaca, memacu semangat agar semakin rajin membaca dan berani tampil di depan umum. "Tugas kita sebagai guru membantu peserta didik menemukan potensi terbaik dalam diri mereka 'singa tidur'. Segala sarana dan upaya dilakukan untuk memfasilitasi peserta didik dalam mencapai kondisi akhir terbaik", ujar Bapak Suriksodi Saputro Kepala SD Juara Pekanbaru.




Selasa, 27 September 2016

SD Juara Pekanbaru Ajarkan Menyeduh Teh

Pembelajaran berkesan adalah belajar yang menyenangkan dan mudah dilakukan, membuat anak-anak megingat lebih lama materi pembelajaran yang diberikan salah satunya dengan cara melibatkan mereka secara langsung dalam pembelajaran. Selasa, 27 september 2016, peserta didik kelas 3 SD Juara Pekanbaru melaksanakan KBM Bahasa Indonesia dengan materi Prosedur, yaitu melakukan sesuatu sesuai dengan petunjuk atau langkah-langkah yang benar. Prosedur yang akan dilakukan oleh peserta didik Kali ini yaitu belajar menyeduh teh.

Sebelumnya peserta didik telah diminta untuk membawa cangkir, sendok, teh dan gula dari rumah masing-masing.  Peserta didik diberi pengarahan tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat teh. Setelah dirasa paham, kemudian peserta didik bersama guru kelas bersama-sama mencoba melakukan pembuatan teh. Dimulai dari merebus air, menuangkan gula ke dalam cangkir, mencelupkan teh kemudian mengaduk-aduk tehnya di dalam cangkir hingga gula larut dan airnya berwarna kecoklatan (warna teh) hingga bisa menikmatinya. Peserta didik mengikuti langkah-langkanya dengan baik dan tertib, bahkan ada yang membuat berulang-ulang karena mengaku suka minum teh.  Pembelajaran berjalan lancar dan menyenangkan.






Senin, 26 September 2016

SD Juara Pekanbaru Awali Ujian dengan Shalat Duha



Senin, 26 September 2016 hari pertama berlangsungnya Penilaian Tengah Semester 1 TP. 2016-2017. Tidak hanya SD Juara Pekanbaru yang tergabung dalam Gugus I Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Bukitraya, kegiatan serentak dilaksanakan SD Negeri dan Swasta di Kota Pekanbaru.
Karena ini adalah Penilaian Tengah semester maka seperti biasanya setiap Hari Senin, kami tetap melaksanakan Upacara Bendera, dilanjutkan Shalat Duha, Pembiasaan sebelum masuk kelas dan dilanjutkan dengan Ujian. Kegiatan diikuti oleh 145 peserta didik dari Kelas I sampai Kelas VI. PAI dan Bahasa Indonesia menjadi Mata Pelajaran yang diujikan pada hari pertama. Kegiatan akan berlangsung dari Hari Senin hingga Jum’at.
Semoga usaha dan kerja keras peserta didik membuat hasil yang mereka peroleh maksimal










Kamis, 22 September 2016

Outing Kelas IV SD Juara Pekanbaru ke Taman Agrowisata Tenayan Raya



Kegiatan Outing class merupakan media yang efektif dan efisien dalam menyampaikan ilmu pengetahuan. Pembelajaran bukan dari teori saja tetapi juga kebenaran dan bukti nyata di lapangan. Tujuan diadakan Outing Class adalah mendekatkan siswa dengan lingkungan, mempermudah pemahaman materi dengan melihat realita sesungguhnya. Outing Class merupakan satu di antara proses pembelajaran yang inovatif, nyata, dan relevan dengan tuntutan zaman. Pembelajaran yang diawali dengan kajian teoritis hingga pada akhirnya disajikan pada kenyataan.
 Di samping sebagai proses pembelajaran, kegiatan outing class tersebut menjadi sarana dan menciptakan suasana rekreatif yang menyenangkan. Dengan latar belakang di atas, SD Juara Pekanbaru  mengadakan kegiatan berupa kunjungan ke Taman Agrowisata Tenayan Raya bagi 19 Peserta didik Kelas IV (Ali Bin Abi Tholib) didampingi Bapak Taufik Hidayat selaku Guru Kelas IV dan Ibu Amelia Salfitri. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 21 September 2016.
Peserta didik kelas IV di terima dengan baik oleh pengelola taman agrowisata yang bernama Pak Toni. Bapak Toni menjelaskan tentang bercocok tanam tanaman padi, sejak awal penanaman, merawat hingga padi sampai tanaman dapat dipanen. 
Peserta didik diperkenankan untuk melihat lihat sekeliling areal agrowisata seperti aneka ragam buah-buahan, ikan dan ternak. Peserta didik sangat antusias untuk melihat dan bertanya kepada pekerja yang ada disana. “Melalui kegiatan ini peserta didik bisa belajar langsung tentang tumbuhan di habitatnya.” Ujar Pak Taufik Hidayat Guru Kelas IV SD Juara Pekanbaru.



Senin, 19 September 2016

Peringati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Peserta Didik SD Juara Pekanbaru Diajarkan Cara Menyikat Gigi yang Benar



Pekanbaru(15/09) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang jatuh pada 12 September SD Juara Pekanbaru dan Klinik Pratama RBG mengadakan acara edukasi menyikat gigi yang baik dan benar kepada seluruh Peserta Didik SD Juara Pekanbaru.

Usai melaksanakan Senam Pagi Ceria di halaman sekolah, Peserta didik duduk membentuk shaf yang rapi menyambut kedatangan dua orang utusan dari klnik RBG bidang penyuluhan. Kegiatan pagi ini juga termasuk bagian dari agenda PHBS dari Tim UKS sekolah. Peserta didik sebelumnya  telah  membawa perlengkapan untuk menyikat gigi dari rumah masing-masing. 

Dengan tertib dan penuh semangat para peserta didik menyimak penjelasan disampaikan oleh Bidan Putri Utami dan Bidan Rizki Amelia dari Klinik Pratama RBG. Bidan Putri menjelaskan ciri-ciri gigi yang sehat dan tidak sehat, beserta penyebab kerusakan gigi, kemudian bidan Putri juga memberitahu cara menyikat gigi yang baik dan benar. Peserta didik semakin bersemangat saat Bidan Putri meminta salah seorang maju untuk mencontohkan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Banyak peserta didik yang ingin tampil mencontohkan cara menyikat gigi yang baik dan benar, oleh sebab itu dipilihlah tiga orang peserta didik yang akan memperagakan cara menyikat gigi, mereka yaitu Afiq kelas 1, Ibad kelas 2, dan Rara kelas 5. Setelah dicontohkan oleh teman-temannya dan sudah paham, kemudian seluruh peserta didik mencoba juga mempraktekkan secara langsung di halaman sekolah bersama-sama. Kegiatan ini berjalan lancar. (Dwi Ratnawati_SD Juara Pekanbaru)



Minggu, 18 September 2016

AGENDA KURBAN 1437 H DI SD JUARA PEKANBARU




Pagi itu si Sapi digiring dari SMP Juara Pekanbaru menuju tempat penyembelihan. Keluarga SD Juara Pekanbaru pada hari Selasa, 13 September mengadakan Pemotongan Hewan Kurban yang berlokasi di Kelurahan Tangkerang Selatan, Pekanbaru. 

Alhamdulillaah atas izin Allaah SWT pada tahun ini SD Juara Pekanbaru bersama 7 orang para Donatur Kurban menyatukan biaya kurbannya untuk membeli seekor sapi untuk disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1437 H ini. Selain Sapi, SD Juara Pekanbaru juga mengumpulkan dana dari para murid untuk Pembelajaran Pembiasaan Kurban hingga terkumpullah uang untuk membeli seekor kambing.
Tabungan Pembelajaran Pembiasaan Kurban ini sudah dimulai sejak bulan Juli 2016 melalui infak Dhuha anak setiap paginya. Diharapkan dari pembelajaran ini anak-anak pada kemudian hari dapat berkurban dengan uang tabungan yang sengaja disisihkannya setiap hari.

Berbagai agenda dengan pembagian tugas yang menarik. Agenda penyembelihan hewan kurban ini juga melibatkan para orangtua murid yang bersemangat. Dengan agenda ini, rasa kekeluargaan tercipta ditambah lagi Para Peserta Didik kelas 5 dan 6 juga belajar menguliti dan memotong daging. Sementara itu, Peserta Didik kelas 1 sampai 4 tetap belajar di sekolah bersama para guru di kelasnya. Setelah Zhuhur, seluruh Peserta Didik Kelas 1-6, guru, dan orangtua makan bersama gulai kambing yang sudah disiapkan oleh para ibu. Selain itu, agenda Pembagian Gizi Juara berupa buah-buahan juga telah terlaksana. 

Agenda akhir, Peserta Didik mengambil daging sapi yang dapat dibawa pulang dengan menukarkan kupon yang sudah disiapkan. Semoga daging kurban ini dapat bermanfaat dan agenda ini diberkahi oleh Allah SWT. AAmiin.